Tanggamus.Lappung.COM – Jajaran personel Polres Tanggamus menggelar Latpraops (Latihan Pra Operasi) Patuh Krakatau Tahun 2022. Kegiatan ini diselenggarakan karena akan segera dimulainya masa Operasi Patuh Krakatau 2022 di wilayah Kabupaten Tanggamus. Kegiatan in berlangsung di Aula Wirasatya Mapolres Tanggamus, pada Jumat (10/6/2022).
Latpraops Patuh Krakatau 2022 dipimpin langsung oleh Kapolres Tanggamus AKBP Satya Widhy Widharyadi, S.I.K. Dengan didampingi Wakapolres Kompol Muhammad Ali Muhaidori, S.I.K, dihadiri pejabat utama (PJU) Polres dan diikuti oleh para personel yang terlibat operasi.
Kasi Humas Polres Tanggamus Iptu M. Yusuf, S.H mengungkapkan, bahwa Operasi Patuh Krakatau akan digelar mulai tanggal 13-26 Juni 2022. Untuk mendukung suksesnya kegiatan tersebut, maka dilakukan tahapan Latpraops.
“Operasi Patuh 2022 bertujuan untuk menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas serta meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas serta kesadaran masyarakat untuk taat protokol kesehatan Covid-19 di masa pandemi saat ini,” kata Iptu M. Yusuf mewakili Kapolres Tanggamus Polda Lampung AKBP Satya Widhy Widharyadi, pada Sabtu (11/6/2022).
Sambungnya, operasi ini mengedepankan fungsi lalu lintas dalam rangka meningkatkan kepatuhan dan kedisiplinan masyarakat dalam berlalu lintas, guna mewujudkan Kamseltibcarlantas yang aman dan nyaman di tengah Pandemi Covid-19.
“Dalam operasi mengedepankan tindakan preventif dan penegakan hukum secara selektif prioritas dengan tilang atau penindakan teguran,” ujarnya.
Adapun 7 sasaran utama dari operasi ini:
1. Pengendara sambil menggunakan ponsel.
2. Pengemudi kendaraan masih dibawah umur.
3. Pengemudi sepeda motor yang berboncengan lebih dari satu.
4. Pengendara atau pengemudi kendaraan yang tidak menggunakan helm SNI dan Safety Belt.
5. Pengemudi kendaraan dalam pengaruh alkohol.
6. Pengemudi kendaraan melawan arus.
7. Pengemudi kendaraan yang melebihi batas kecepatan.
“Untuk itu agar para pengguna jalan khususnya pengendara kendaraan bermotor diimbau untuk mematuhi peraturan berlalu lintas, melengkapi surat-surat kendaraannya, serta menggunakan masker,” jelasnya.
Iptu M. Yusuf juga menyampaikan, bahwa dalam pelaksanaan operasi, petugas tetap mengupayakan pendekatan humanis dan melakukan edukasi kepada masyarakat.
“Hal tersebut nantinya dapat meningkatkan kesadaran dan kedisiplinan warga dalam berlalu lintas dan meminimalisir kecelakaan,” pungkasnya.
