“Adapun gambaran umum pengelolaan anggaran pendapatan dan belanja daerah Kabupaten Tanggamus tahun anggaran 2021 terdiri dari Pendapatan Daerah ditargetkan sebesar Rp 1.854.943.611.446 sampai dengan 31 Desember 2021 terealisasi Rp.1.652.242.878.319,02 atau sebesar 89,07%. Kemudian untuk belanja tahun 2021 yang ditargetkan sebesar Rp.1.986.334.724.658,65 sampai dengan 31 Desember 2021 terealisasi sebesar Rp.1.658.185.016.498,79 atau 83,48% ,” papar bupati.
Selanjutnya disampaiakan Bupati Dewi, untuk pembiayaan daerah dianggarkan sebesar Rp 133.491.113.212,65 dan terealisasi sebesar Rp.38.490.843.212,65. Untuk Pengeluaran Pembiayaan Daerah dianggarkan sebesar Rp.2.100.000.000 dan terealisasi sebesar
Rp.0. Sebagai catatan bahwa angka realisasi ini adalah angka sementara sebelum diaudit oleh BPK,” ujar bupati.
Bupati menjelaskan bahwa Belanja Daerah merupakan komponen pengeluaran yang digunakan untuk menjalankan fungsi pemerintahan dan pelayanan publik. Belanja Daerah tersebut meliputi Belanja Operasi, Belanja Modal, Belanja Tidak Terduga dan Belanja Transfer.
“Untuk Belanja Operasi Tahun Anggaran 2021
dianggarkan sebesar Rp.1,25 Triliun terealisasi sebesar Rp.1,09 Triliun atau 87,06%. Penggunaan Belanja Operasi ini mencakup Belanja Pegawai, Belanja Barang dan Jasa, Belanja Hibah, dan Belanja
Bantuan Sosial,” terang Bunda Dewi.
Kemudian untuk Belanja Modal Tahun Anggaran 2021 dianggarkan sebesar Rp.336,49 Miliar terealisasi
sebesar Rp.175,68 Miliar atau 52,21%. Penggunaan Belanja Modal ini mencakup Belanja Modal Tanah, Belanja Modal Peralatan Mesin, Belanja Modal Gedung
dan Bangunan, Belanja Modal Jalan, Jaringan Irigasi dan Belanja Modal Aset Tetap Lainnya.
Selanjutnya, untuk Belanja Tidak Terduga
Tahun Anggaran 2021 dianggarkan sebesar Rp.14,08 Miliar terealisasi sebesar Rp.10,16 Miliar atau 72,13%. Dan Belanja Transfer dianggarkan sebesar Rp.383,65 Miliar terealisasi sebesar Rp.382,21 Miliar atau 99,63%. Penggunaan Belanja Transfer ini
mencakup Belanja Bagi Hasil dan Belanja Bantuan Keuangan,” sebut bupati.





Lappung Media Network