“Oleh karena itu, operasi Ketupat 2022 harus dilaksanakan secara optimal. Perjalanan mudik maupun balik berjalan lancar, aman dan sehat. Kejahatan dan gangguan Kamtibmas sekecil apapun harus kita cegah dan antisipasi dan ketika operasi ini berhasil masyarakat dapat melaksanakan aktivitas ibadah Idul Fitri 1443 H/tahun 2022 dengan aman dan sehat baik dari gangguan Kamtibmas maupun dari bahaya Covid-19 untuk itu laksanakan ini dengan penuh rasa tanggung jawab dan dengan dukungan penuh dari masyarakat,” tutupnya.
Sementara itu Kasat Lantas Polres Tanggamus AKP Amsar, S.Sos. Mengungkapkan, bahwa dalam pelaksaan Operasi Ketupat Krakatau 2022 ini, Polres Tanggamus akan mendirikan 1 Pos Pelayanan (Posyan) dan 2 Pos Pengamanan (Pos Pam).
“Pos pelayanan yang disediakan di Rest Area Gisting dan 2 Pos Pengamanan berada di Jalinbar Pekon Way Gelang Kota Agung Barat dan Jalinbar Pekon Sedayu, Semaka,” kata AKP Amsar mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Satya Widhy Widharyadi.
Kasat Lantas menjelaskan, bahwa pos pelayanan dan pos pengamanan yang didirikan, selain difungsikan sebagai pos pengamanan juga dapat dipakai menjadi tempat istirahat serta pemeriksaan kesehatan para pemudik.
Selain itu, khusus pos pelayanan di Rest Area Gisting juga disiapkan pelayanan vaksin bagi pemudik yang belum vaksin booster ataupun masyarakat setempat yang akan melakukan perjalanan keluar wilayah tanggamus.
“Untuk pemudik yang ingin beristirahat atau memeriksakan kesehatan silahkan datang ke Pos, kami bersama tim akan melayani dengan sebaik-baiknya. Dan untuk pos pelayanan Rest Area Gisting juga disediakan tempat Vaksin Booster,” ucapnya.
Kasat menambahkan, personel yang terlibat dalam pelaksanaan Operasi sebanyak 124 personel yang bergabung bersama personel gabungan TNI, Pol. PP, Dishub, Dinkes, BPBD dan relawan Senkom, RAPI dan Pramuka dalam Operasi Ketupat Krakatau 2022. “Untuk personel 124 terbagi dalam 6 Satgas yang akan bekerjasama dengan stakeholder terkait,” pungkasnya.





Lappung Media Network