Tanggamus.Lappung.COM – Bupati Tanggamus Dewi Handajani melakukan peresmian Taman Kehati (Keanekaragaman Hayati) Galih Batin. Berlangsung pada Kamis (17/3/2022), bertempat di Pekon Teba, Kecamatan Kotaagung Timur. Taman Kehati Galih Batin ini merupakan hasil karya dari PT. Tirta Investama (AQUA Tanggamus) yang berkolaborasi dengan Mitra Bentala.
Turut hadir mendampingi Bupati, antara lain Kadis Lingkungan Hidup Kemas Amin Yusfi, Kadis Pariwisata Retno, Camat Kota Agung Timur Khuroisin, Uspika dan Pj.Kakon Teba beserta jajaran.
Bupati Dewi Handajani dalam kesempatan ini. Menyampaikan, bahwa keberadaan Taman Kehati merupakan inisiasi dari PT. Tirta Investama (AQUA Tanggamus). Lanjutnya, Bahwa Taman Kehati memiliki peran strategis untuk menjaga kelestarian lingkungan hidup, sekarang dan masa yang akan datang. Ia berharap Taman Kehati Galih Batin, bisa dikembangkan ke depannya, karena bisa menjadi wisata edukasi, konservasi, dan tanaman langka yang bisa dinikmati.
“Nantinya tanaman-tanaman tersebut tidak hanya ditanami saja, akan tetapi ada proses pembibitannya. Agar bisa dibudidayakan, terlebih disini sarana lengkap, dan lahannya juga sangat luas. Sehingga bisa dijadikan wisata kemah, outbond dan yang lainnya,” kata Bupati Dewi.
Sementara itu, Kepala Pabrik AQUA Tanggamus Asep Mawan Ruswandi. Menerangkan, bahwa sejak awal berdirinya PT. Tirta Investama atau yang lebih dikenal dengan AQUA pada tahun 1973. Selain berbicara bisnis juga tidak melupakan tentang sisi sosial, serta konsen terhadap konservasi dan lingkungan di sekitar pabrik. Hal ini tidak hanya di Tanggamus saja, melainkan juga di 21 pabrik di seluruh Indonesia hingga sampai saat ini.
“Ada empat pilar kebaikan yang kita terapkan, yakni Kebaikan Konsumen, Kebaikan Bumi dan Lingkungan Indonesia, salah satunya yang kita lakukan saat ini, lalu Kebaikan Karyawan dan Kebaikan Mitra salah satunya unsur pemerintahan,” ujarnya.
Disampaikannya juga, bahwa Taman Kehati bertujuan menjaga Kelestarian Lingkungan Hidup. “Tujuan dari taman kehati ini ialah untuk menjaga kelestarian lingkungan hidup, yang merupakan amanat dari Permen LH nomor 3 tahun 2012,” katanya.
Kemudian Direktur Mitra Bentala Rizani. Memaparkan, bahwa tanaman yang ada di Taman Kehati Galih Batin terdiri dari tanaman endemik Lampung dan tanaman langka. Tetapi ke depan dalam pengembangannya, taman tersebut akan menjadi tempat edukasi untuk pendidikan lingkungan hidup, serta pelatihan-pelatihan untuk anak-anak sekolah maupun para kader konservasi.
“Harapan dari masyarakat juga tadi disampaikan agar supaya ketika ada kegiatan taman kehati, ini juga bisa bermanfaat bagi masyarakat dan kita harapkan kolaborasi dengan pemerintah sehingga taman kehati ini berkembang dengan baik,” tandasnya.





Lappung Media Network