Karena jika tidak menggunakan BPJS, pemeriksaan medis terhadap Fikri Maulana akan membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Sementara penghasilan Haerudin sebagai seorang buruh hanya sebatas untuk kebutuhan sehari-hari.
Kapolsek Iptu Bambang Sugiono mengungkapkan, ia mendapatkan informasi dari Bhabinkamtibmas bahwa ada anak yang menderita sakit paru-paru dan tenggorokan yang orang tuanya merupakan keluarga prasejahtera.
Berdasarkan hal itu dan atas perintah Kapolres Tanggamus dalam menggelorakan program Jiwaku Penolong dan juga momentum Hari Bhayangkara ke-76. Ia datang berkunjung. “Kami sengaja datang berkunjung, guna memberikan sedikit bantuan guna meringankan beban bapak Haerudin,” ungkap Iptu Bambang mewakili Kapolres Tanggamus Polda Lampung, AKBP Satya Widhy Widharyadi, S.I.K.
Sambungnya, dari kunjungan ini juga diketahui bahwa ternyata Fikri Maulana sudah tidak dibawa berobat ke rumah sakit karena tidak ada biaya dan tidak memiliki BPJS. “Sehingga langkah kami, akan berkoordinasi dengan pekon dan camat untuk bagaimana caranya, si anak ini mendapatkan BPJS,” ujar Kapolsek.





Lappung Media Network