Sementara itu, menurut Masni warga yang rumahnya bersebelahan dengan korban, awalnya ia tidak menyadari rumah tersebut terbakar. Namun ia mendengar suara seperti suara-suara mencurigakan dari kambingnya yang berada di belakang rumahnya.
“Saya kira kambing saya pengen makan, trus saya keluar lewat pintu belakang tapi suaranya dari rumah sebelah. Sehingga saya mendekat, ternyata ada api dari bagian dapur rumah,” kata Masni.
Setelah melihat api yang semakin besar, selanjutnya ia berteriak meminta tolong dan suaminya mendengar suaranya juga berteriak memanggil penghuni rumah, namun tidak ada jawaban.
“Setelah itu ibu lari ke depan minta tolong, sehingga warga berdatangan warga membantu menyiram api dengan air yang bersumber dari sungai kecil di belakang rumahnya yang berjarak 20 meter,” terangnya.
Ia menambahkan bahwa, penghuni rumah merupakan kakak beradik bernama Aldo dan Egi yang telah ditinggal ayahnya karena bercerai dan ibunya juga telah meninggal dunia.
