“Berdasarkan keterangan saksi Parno, pada saat korban ditemukan sudah meninggal dunia di TKP. Namun saksi berusaha menolong dengan harapan korban masih hidup,” ujar AKP Musakir.
Kapolsek Pulau Panggung menambahkan, berdasarkan keterangan keluarganya. Korban memiliki riwayat sakit vertigo yang setiap saat bisa kambuh mendadak dan sudah sering kali terjadi. Hasil identifikasi terhadap jenazah korban, tidak ditemukan luka selain luka yang diakibatkan karena tertimpa kayu yang diangkutnya. Yaitu, luka pada bagian dahi, pundak kanan lecet dan hidung berdarah.
“Dugaan sementara korban meninggal dunia murni karena tidak dapat mengendalikan sepeda motornya pada saat mengangkut kayu. Sehingga korban terjatuh dan tertimpa kayu yang dimuatnya,” imbuh Kapolsek Pulau Panggung.
Pada kesempatan ini, AKP Musakir juga menyampaikan, ucapan turut bela sungkawa atas meninggalnya korban dalam musibah tersebut. “Polres Tanggamus khususnya Polsek Pulau Panggung dan jajaran mengucapkan turut berduka atas musibah tersebut. Semoga keluarga selalu diberikan ketabahan,” ucap AKP Musakir.
Baca Berita Terkini Lainnya dari Media Siber Lappung.COM di——> Klik: GOOGLE NEWS
