Kerangka manusia yang sudah tidak utuh ini, keadaannya terpisah sekitar berjarak 4 meter dari organ tubuh lainnya. Petugas berhasil mengamankan berupa tengkorak bagian kepala, rahang bawah, tulang belakang yang tersisa sekira 20 cm berikut satu tulang rusuk yang masih menempel, tulang pinggul yang masih menyatu dengan kedua kakinya.
Selain bagian-bagian tubuh tersebut, dari TKP juga ditemukan baju sweeter berwarna abu-abu bertuliskan My Trip Adventure dan the Back Packer, kaos dalam warna putih dan sarung golok warna coklat kayu.
“Diduga jenazah tersebut telah di acak-acak dan dimakan sebagian oleh binatang buas, sehingga ditemukan terpisah,” ujar Kapolsek.
Sambungnya, lokasi ditemukannya jenazah yaitu di aliran sungai, dimana saat itu airnya sedang surut, dengan kondisi hamparan daratan banyak bebatuan. Kondisi cuaca saat tim datang cerah sedikit mendung.
Situasi sekitar merupakan hutan marga yang dikelola masyarakat, yang berlokasi sekitar 8 KM dari keramaian penduduk. Hanya terdapat pedukuhan atau rumah-rumah penunggu kebun, yang letaknya terpencil antara jarak rumah satu kerumah lainnya.
