Selanjutnya, kita akan pikirkan pasca bencananya. Hal ini sudah dilakukan assesmen oleh teman-teman BPPD Kabupaten Tanggamus. Yakni pembangunan pagar pertahanan dari ombak, kurang lebih 600 Meter. “Tolong ini menjadi pengawasan kita bersama, agar pelaksanaan ini cepat terlaksana, ini juga mengantisipasi dari ombak ataupun banjir rob yang selama ini setahun sekali,” ujar Hamid Heriansyah Lubis.
Sambungnya, kemudian langkah berikutnya adalah kita akan melakukan kajian-kajian antisipatif ke depannya. Apa yang terbaik untuk warga, karena khusus di posisi RT 16 ini langsung berhadapan dengan samudra Hindia. “Kalau yang ke sebelah TPI ke sana masih tertutup Teluk. Artinya untuk ombak ini yang mengarah ke khususnya di RT 16 ini kita akan melakukan kajian,” ujarnya lagi.
“Intinya adalah masyarakat jangan panik, karena pemerintah akan melakukan hal yang maksimal di dalam mengayomi warganya. khusus yang terdampak, besok sudah berdiri posko yang akan kita resmikan dan kita akan menerima bantuan dari pihak-pihak yang berkenan untuk melakukan kegiatan kemanusiaan,” tambah Sekda.
Juga disampaikan, untuk bantuan kedaruratan selama tiga hari ke depan akan ada mobil air bersih rutin tiga kali pagi, siang dan sore. “Silahkan bagi masyarakat yang terdampak umumnya yang masih menggunakan sumur-sumur yang berada di samping kiri rumahnya, yang kemasukan air laut memanfaatkan bantuan air bersih yang tiga kali sehari. Tolong disosialisasikan ke masyarakatnya,” tutup Sekda.





Lappung Media Network