“Melalui hal tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat dan mengejar target vaksinasi 75 persen pada akhir tahun,” tandasnya.
Muklis, selaku aparat pekon Kusa Kota Agung mengaku sangat berterima kasih atas kedatangan tim vaksin door to door. Mengingat warganya memiliki kesibukan bekerja di kebun dan nelayan. Serta pada saat antri vaksin ada juga yang tidak mendapatkan.
“Kami warga Pekon Sukamaju sangat menyambut baik kedatangan tim vaksin, sebab masyarakat yang sibuk bekerja di kebun maupun nelayan mengharapkan vaksinasi door to door. Masyarakat bukan tidak mau tetapi kendala mereka itu,” kata Muklis.
Atas vaksinasi, Muklis berharap masyarakat yang sudah divaksin dapat selalu sehat dan tidak terpapar Covid-19. “Semoga masyarakat selalu sehat setelah divaksin tidak terpapar Covid-19,” tegasnya.
Sementara itu, Sukri seorang warga yang mengikuti vaksin dosis pertama juga mengaku berterima kasih kepada tim yang datang berkeliling door to door. “Terima kasih kepada tim vaksinasi yang datang ke wilayah kami. Semoga setelah di vaksin, kami sehat tidak terpapar Covid-19,” ucap pria yang berprofesi nelayan.
Sementara itu Siti Nurfalah, warga yang tidak dapat divaksin, mengaku ingin divaksin, namun sudah dua kali ke gerai tidak dapat dilakukan vaksinasi. Karena tekanan darah tinggi. Bahkan saat vaksinasi door to door juga tekanan darahnya juga masih tinggi.
“Enggak jadi vaksin, karena darah tinggi. Sudah dua kali sama ini, enggak disuntik-suntik. Padahal saya pingin tetapi enggak bisa disuntik,” ucap ibu rumah tangga itu.





Lappung Media Network