Rumah keenam terbuat dari papan milik Kasiman dengan kerusakan 10 persen, kerugian Rp 5 juta. Rumah papan milik Haryanto kerusakan 20 persen, rumah baru ditempati namun pondasi ambrol dan meruntuhi rumah Roma kerugian Rp 6 juta.
Terakhir rumah Heriyanto, kerusakan 10 persen dengan pondasi ambrol meruntuhi rumah milik Giman, kerugian Rp 5 juta. Serta longsor pada beberapa titik jalan pekon/desa.
“Untuk total rumah terdampak longsor sebanyak 8 rumah warga dengan kerugian sementara sebanyak Rp 49 juta,” kata AKP Oktafia Siagian. Mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Satya Widhy Widharyadi, S.I.K.
AKP Oktafia Siagian mengaku, atas kejadian tersebut pihaknya telah berkoordinasi dengan Uspika dan Basarnas. Serta membantu gotong royong di rumah warga yang terdampak longsor.
“Bhabinkamtibmas bersama warga bergabung membantu gotong royong di lokasi kejadian,” ucapnya.
Kapolsek menambahkan, longsor yang terjadi pada jalan desa dan pada gorong-gorong jalan kabupaten. Jika dibiarkan maka akses ke Pekon Umbar dan Paku akan terputus sehingga diharapkan pihak terkait melakukan langkah pencegahan.
“Diharapkan kepada pihak terkait untuk melakukan penanganan pada jalan dan gorong-gorong jalan kabupaten sehingga dapat mencegah kerusakan maupun jalan terputus,” tandasnya.





Lappung Media Network