Lalu istri korban berteriak meminta tolong, dan kemudian didengar oleh anak lelaki korban. Anaknya pun juga langsung menuju belakang rumah dan menyaksikan bahwa korban sudah dalam keadaan leher tergantung diduga bunuh diri. “Tak berapa lama warga sekitar yang mendengar teriakan saksi juga langsung mendatangi rumah korban dan kemudian melaporkan ke pihak Polsek Talang Padang,” demikian penuturan Kapolsek Talang Padang.
Iptu Bambang Sugiono menambahkan, dari keterangan perangkat desa dan para keluarga korban, bahwa pihak keluarga menolak untuk dilakukan autopsi dan pemeriksaan lanjutan. Pihak keluarga menganggap kejadian tersebut merupakan musibah. Sehingga memohon untuk segera dilakukan evakuasi terhadap korban. “Berdasarkan hal tersebut, kemudian korban langsung dievakuasi untuk proses pemakaman, selanjutnya jenazah korban dimakamkan di TPU setempat,” imbuh Iptu Bambang.
Pada Kesempatan ini, Kapolsek Talang Padang juga menyampaikan turut berduka cita kepada keluarga korban atas meninggalnya korban. “Kami turut berduka cita, semoga keluarga selalu tabah menerima cobaan tersebut,” tutupnya.
Sementara itu, berdasarkan keterangan Rike Indriani selaku pihak medis yang memeriksa jenazah korban. Bahwa jasad korban belum mengalami kaku mayat, sehingga diperkirakan kejadian belum terlalu lama. “Jenazah belum kaku mayat, diperkirakan belum lama, hasil pemeriksaan terhadap korban tidak menemukan tanda-tanda kekerasan lainnya selain lebam di leher,” kata Rike Indriani.
Baca Berita Terkini Lainnya dari Media Siber Lappung.COM di—> Google News
