Lalu, pada saat itu ada anak-anak yang sedang mandi di kali melihat korban sudah dalam posisi tersangkut di batu. Kemudian anak-anak tersebut langsung memberitahukan warga sekitar.
Pada pukul 15.30 WIB, warga datang langsung membantu menolong Korban. Namun kondisi korban sudah meninggal dunia. Warga yang berada di lokasi kemudian langsung menghubungi Polsek Kota Agung.
Adapun saksi-saksi yang mengetahui peristiwa Rumainur Tewas Terseret Arus Sungai tersebut. Diantaranya Rico Tampati (35) dan Mustafa (47). Keduanya merupakan petani warga Pekon Payung, Kecamatan Kota Agung Barat, Kabupaten Tanggamus.
Anggota Polsek Kota Agung yang tiba dilokasi bersama masyarakat langsung membawa korban ke RSUD Batin Mangunang Kota Agung (RSUDBM).
“Pada pukul 17.10 WIB, korban telah tiba di RSUDBM dan pihak keluarga telah diberitahu dan selanjutnya pihak keluarga menerima peristiwa tersebut dan rencananya pihak keluarga langsung membawa jenazah ke rumah duka,” jelasnya.
Ditambahkan Kapolsek, peristiwa terjadi saat hujan deras yang terjadi di wilayah Kota Agung yang cukup lama mengakibatkan arus kali menjadi deras. “Diduga korban tidak mengetahui arus saat itu sedang deras. Korban meninggal murni dikarenakan tenggelam,” tandasnya.
