“Bahwa generasi muda merupakan penggerak pembangunan dalam mewujudkan Indonesia yang sejahtera. Harus dilibatkan sebagai penggiat dalam mengkampanyekan pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika di masyarakat,” ujar Bupati Tanggamus.
Sebab, generasi muda dalam kesehariannya selalu menggunakan teknologi. Dengan memanfaatkan kecanggihan teknologi tersebut generasi muda akan sangat mudah untuk menyebarluaskan informasi. Mengenai upaya penanggulangan permasalahan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika di masyarakat.
Untuk menghadapi tantangan ancaman kejahatan narkotika dengan modus operasi yang kian beragam dibutuhkan komitmen semangat, dan tekad yang kuat dalam mengatasi permasalahannya. Memerangi narkoba sampai tuntas menjadi prioritas pemerintah bersama dengan masyarakat.
“Marilah berjuang bersama, bekerja sekuat tenaga, menjadikan Kabupaten Tanggamus dan negara kita bersih dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika, karena jika masyarakat sehat maka negara akan kuat,” kata Bupati Dewi.
Dalam kesempatan kegiatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) di Kabupaten Tanggamus ini. BNN Tanggamus bekerjasama dengan pemerintah daerah mencanangkan Program Desa Bersinar (Bersih Narkoba). Yakni sebanyak 3 (tiga) desa/pekon yaitu Pekon Kandang Besi Kecamatan Kota Agung Barat, Pekon Kutadalom Kecamatan Gisting dan Pekon Gunung Tiga Kecamatan Pugung.
