Kemudian Bupati menerangkan, bahwa revitalisasi pasar Talang Padang dilakukan lantaran kondisi pasar yang berdiri sejak puluhan tahun lalu itu kurang representatif. Sehingga pada tahun 2021 lalu kendati saat ini tengah dihadapkan dengan situasi pandemi covid 19, Pemkab Tanggamus mengambil kebijakan merevitalisasi pasar Talang Padang.
“Kita melihat pasar Talang Padang ini, tidak representatif lagi, dengan bangunan-bangunan tua. Sehingga dikhawatirkan dapat membahayakan para pedagang maupun pengunjung pasar Talang Padang. Nah melalui mekanisme dan aturan yang ada sehingga ditunjuk PT. Lingga Tenik Utama menjadi pengembang,” katanya.
Bupati Dewi Handajani menambahkan, dari hasil tinjauan serta apa yang menjadi keinginan dari Pemkab Tanggamus agar fasilitas seperti ruang bermain anak, ruang laktasi, ruang keamanan dan pasar yang bersih dan ramah perempuan semuanya telah diakomodir oleh pihak pengembang. Tidak sampai disitu fasilitas pelengkap lainnya seperti kamar mandi, toilet hingga tempat ibadah juga telah tersedia.
“Dan pada saat jam operasi juga nantinya akan di putar lagu lagu yang mengangkat kearifan lokal, di setiap sudut juga telah tersedia pemadam kebakaran, sehingga pasar ini diharapkan menjadi percontohan bagi pasar yang lainnya di Tanggamus. Saya mengimbau kepada para pedagang, untuk menjadi pedagang yang RATU, yakni ramah, amanah, tertib dan unggul,” pungkas Bupati Dewi Hadajani.





Lappung Media Network