“Artinya Pemkab akan membuat program yang tepat sasaran sesuai dengan kebutuhan. Bersinergi dengan masukan- masukan dari kelompok wanita tani,” imbuh bupati.
Sementara itu Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Holtikultura Tanggamus Catur Agus Dewanto dalam laporannya menyampaikan, saat ini ada 386 Kelompok Wanita Tani (KWT) yang tersebar di 20 kecamatan se-Kabupaten tanggamus.
Dari jumlah itu, beberapa kelompok wanita tani sedang melakukan beberapa kegiatan, di antaranya kegiatan pemanfaatan lahan pekarangan dan produk olahan lainnya.
Kemudian Ketua Harian Forum Sahabat Kelompok Wanita Tani Tanggamus Ning Sulasih mengatakan, tujuan pembentukan KWT ini antara lain, untuk memberdayakan ibu rumah tangga dalam meningkatkan hasil pertanian. “Kemudian juga memberdayakan ibu rumah tangga dalam pemasaran untuk meningkatkan kesejahteraan para kelompok dan keluarganya,” ujarnya.
Untuk diketahui, pada acara ini selain pelantikan, juga diisi dengan sesi tanya jawab. Serta digelar juga berbagai lomba, seperti lomba olahan alpokat, lomba pembuatan tumpeng non beras dan yang lainnya.





Lappung Media Network