Iptu M. Yusuf juga menjelaskan, bahwa kronologis kejadian pada Rabu (16/11/2022) pukul 23.00 WIB, diketahui pertama kali oleh saksi Sayumah, yang rumahnya berada di samping bengkel korban.
“Bermula saksi mengdengar suara percikan api dari bengkel, lalu saksi keluar rumah dan melihat api yang sudah membakar bengkel sehingga ia meminta pertolingan kepada tetangga yang lain,” kata Iptu M.Yusuf.
Kasi Humas juga menyampaikan, bahwa tidak ada korban jiwa dalam kejadian kebakaran ini. Namun korban mengalami kerugian ratusan juta. “Tidak ada korban jiwa, kerugian Rp 500 juta,” tuturnya.
Untuk mencegah hal serupa tidak terjadi lagi, Kasi Humas mengimbau masyarakat untuk selalu memeriksa secara rutin jalur listrik, terlebih di tempat usaha seperti bengkel.
Baca Berita Terkini Lainnya dari Media Siber Lappung.COM di——> Klik: GOOGLE NEWS
