Nur’aini melanjutkan, dalam rangka memperingati HUT ke-22 DWP telah diselenggarakan berbagai kegiatan, yang telah berjalan dengan baik dan sukses, seperti bakti sosial, webinar dan talkshow.
Dirinya berharap melalui peringatan HUT ke-22 DWP dapat difokuskan untuk tujuan meningkatkan kemampuan ekonomi para pelaku usaha UMKM khususnya anggota DWP. Dalam mempertahankan usahanya dimasa pandemi Covid-19. Juga meningkatkan kepercayaan diri dalam berusaha dan menjaga kesehatan mental.
“Dimana dalam pelaksanaannya pun kami menggunakan Slogan; ‘Bersama Membangun
Ketahanan Perempuan Indonesia: Mental Sehat, Bisnis UMKM Pulih’. Slogan ini merupakan penyemangat dan pengingat kita semua bahwa kita adalah merupakan perempuan berdaya saing global,” tegasnya.
Menurutnya juga, kami berharap keberadaan anggota DWP dan keluarganya diseluruh wilayah Indonesia ini menjadi role model dan simpul pemersatu bangsa. Dengan keanggotaan yang demikian besar, maka sangat tepat DWP memposisikan diri sebagai mitra strategis pemerintah.
Hal ini terlihat dengan jelas dari Rencana Strategis DWP dan implementasi program-program kerjanya di tiga bidang utama kegiatan DWP. “Yaitu bidang pendidikan, ekonomi dan sosial budaya, yang mengacu kepada Rencana Aksi Nasional yang ditetapkan pemerintah sesuai tujuan pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development Goals),” tandasnya.
Sementara, Bupati Dewi Handajani, dalam sambutannya. Berharap para anggota Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Tanggamus. Sebagai organisasi istri PNS, yang mempunyai potensi besar dari tingkat kabupaten sampai tingkat kelurahan. Untuk dapat memberikan dukungan dan komitmen penuh terhadap pemerintah daerah. Dalam bentuk peran aktif membantu program pemulihan ekonomi nasional dan daerah sebagai dampak pandemi Covid-19.
“Selain itu saya minta untuk mendukung program percepatan vaksinasi diseluruh wilayah kecamatan dan pekon se-Kabupaten Tanggamus. Kita telah melaksanakan vaksinasi ditiap pekon dan puskesmas se-Kabupaten Tanggamus. Angka Vaksinasi Covid-19 sudah mencapai angka lebih dari 60%, dan akan terus kita genjot, paling tidak di angka 70% pada awal 2022,” harap Bupati.





Lappung Media Network