“Acara dilaksanakan selama dua hari, dari tanggal 30 November sampai dengan hari ini. Peserta Kegiatan sebanyak 30 orang yang terdiri dari SPLP (Satuan Pelaksana Layanan Pendidikan) se-Kabupaten Tanggamus, Dinas Kesehatan dan Puskesmas dengan UKS model di Kabupaten Tanggamus,” ujar Herlina.
Sementara itu, Wakil Bupati Tanggamus AM Syafi’i dalam arahannya saat hadiri Pertemuan Penguatan UKS/M dan TP-UKS/M menyampaikan, dalam rangka mewujudkan tujuan pembangunan kesehatan berupa kemampuan untuk hidup sehat bagi setiap penduduk pada khususnya, maupun masyarakat pada umumnya, Anak Usia Sekolah (AUS) merupakan sasaran strategis pelaksanaan program kesehatan. Sebab jumlahnya besar, terorganisir dan mudah diakses. Namun nyatanya masalah kesehatan AUS masih sangat kompleks.
Usaha Kesehatan Sekolah/Madrasah (UKS/M), kata AM. Syafi’i meneruskan, merupakan program pemerintah untuk meningkatkan pelayanan kesehatan di sektor pendidikan. UKS/M adalah suatu wadah dalam satuan pendidikan yang bertujuan untuk menanamkan, menumbuhkan, mengembangkan serta meningkatkan kemampuan hidup sehat, dengan penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).
“Saya berharap peran TP-UKS (Tim Pembina Usaha Kesehatan Sekolah) dapat membantu pemerintah Kabupaten Tanggamus dalam mewujudkan dan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat sekolah pada khususnya dan masyarakat Tanggamus pada umumnya,” ujar AM. Syafi’i.
“Untuk ke depan model sekolah sehat/pondok pesantren sehat agar menjadi agenda selanjutnya. Disamping agenda lainnya yang sudah masuk dalam perencanaan kegiatan UKS/M di Kabupaten Tanggamus tahun 2022,” pungkas Wabup Tanggamus.
Baca Berita Terkini Lainnya dari Media Siber Lappung.COM di——> Klik: GOOGLE NEWS





Lappung Media Network