Kemudian orang tua korban melakukan pencarian. Upaya pencariannya ke arah Pekon Bangun Rejo sampai Pekon Sidodadi. Sehingga akhirnya mendapatkan kabar, sekitar pukul 15.30 WIB, bahwa korban ditemukan di Pekon Sidodadi dalam keadaan meningal dunia oleh saksi Diki. “Korban selanjutnya dilakukan pemeriksaan dari pihak kesehatan Sudimoro,” kata Kapolsek Semaka.
AKP I Ketut Gister juga mengungkapkan, berdasarkan hasil pemeriksaan medis, pada tubuh korban tidak ditemukan tanda penganiyaan. Hanya ditemukan luka lecet serta memar pada dahi, yang diduga terkena benturan benda keras dinding dari talut aliran irigasi. “Tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban, dan menurut medis murni akibat tenggelam terbawa arus air saluran irigasi,” ungkapnya.
Untuk mencegah kejadian serupa tidak terjadi lagi, Kapolsek Semaka mengimbau agar masyarakat, khususnya orang tua untuk dapat memperhatikan putra-putri ketika bermain pada tempat-tempat yang rawan kecelakaan.
Dalam kesempatan ini, AKP I Ketut Gister juga menyampaikan ucapan turut bela sungkawa kepada pihak keluarga korban, agar keluarga dapat tabah menghadapi cobaan. “Polres Tanggamus khususnya Polsek Semaka mengucapkan turut berduka cita. Semoga keluarga korban selalu tabah dalam menghadapi cobaan dari Tuhan Yang Maha Esa,” pungkasnya.
Baca Berita Terkini Lainnya dari Media Siber Lappung.COM di—> GOOGLE NEWS





Lappung Media Network