e). Tanggamus telah ditetapkan sebagai Kabupaten Layak Anak pada tahun 2021 oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan & Perlindungan Anak.
f). Meraih Anugrah Parahita Ekapraya (APE) Tahun 2021.
g). Meraih Top pembina BUMD award pada tahun 2020 dan 2021.
h). Meraih Penghargaan Tribun Lampung Award, sebagai Kepala daerah dan BUMN yang telah membuat program Pro-Rakyat dalam penanganan Covid-19.
i). Meraih penghargaan Program Kampung Iklim (Proklim) Utama dari Kementerian LHK yang diraih Pekon Ngarip.
j). Meraih penghargaan Kepala Daerah sebagai Pembina Proklim Utama.
k). Tanggamus ditetapkan sebagai Kabupaten Literasi.
l). Predikat “B” SAKIP (Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah) dari Kementerian PAN RB.
m). Menerima Penghargaan Kabupaten TERINOVATIF pada acara Innovative Goverment Award (IGA) dari Kemendagri.
n).Meraih predikat Kepatuhan Tinggi Standar Pelayanan Publik Tahun 2021 dari Ombudsman RI.
o). Masuk 8 Besar dalam Top 99 Inovasi Pelayanan Publik Tahun 2021 oleh Kemenpan-RB, dengan video Pelayanan berjudul “Senja Yang Indah”.
p). Meraih Juara I Kriya Terbaik dan Stand Terbaik Lampung Craft Tahun 2021, dan Juara Stand Kreatif dan Terinovatif Kegiatan Festival Kemilau Tapis Lampung tahun 2021.
q). Meraih Perpustakaan Terbaik Nasional dalam Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial, dan Juara I Nasional Film VLOG dengan judul Geliat Ratu (Gerakan Literasi Tanggamus) tahun 2021, yang diselenggarakan oleh Perpustakaan Nasional RI.
r). Meraih Anugerah Pratama Perkebunan Indonesia (APPI) Awards 2021 oleh Kementerian Pertanian.
Selain itu, Kabupaten Tanggamus mendapat Predikat “Pejuang Kakao Nasional” Tahun 2021 oleh Dewan Kakao Indonesia Kementan RI.
s). Meraih 2 prestasi pada ajang Apkasi Otonomi Expo 2021, yang diselenggarakan di Jakarta Convention Center, yaitu;
(1). Juara I Stand Terinspiratif.
(2). Juara I Putri Otonomi Daerah 2021 yang diraih oleh Sdri. Mega Diana Zamzam.
Disampaikan pula, dalam upaya Percepatan Vaksinasi, Target nasional yaitu 70% warga tervaksin di awal tahun 2022 telah berhasil dicapai. Sampai hari kemarin prosentase warga yang telah di Vaksin di Kabupaten Tanggamus dengan sasaran 471.722 orang, Cakupan untuk Dosis I sekitar 86,55%, Dosis II sekitar 59%, dan Dosis III masih 2,3%.
Selanjutnya dipaparkan beberapa capaian program 55 Aksi, diantaranya:
a). Dalam Program Pemberantasan Buta Aksara Alqur’an, setiap tahun melaksanakan Gebyar TPA, MTQ Tingkat SD/SMP, Gebyar Anak Sholeh, MTQ KORPRI, Gebyar TPQ, dan lain-lain.
b). Setiap Tahun memberikan Insentif dan bantuan operasional bagi Guru Ngaji (302 orang), Majelis Taklim (1800 Kelompok), Marbot (1000 orang), Penceramah (302 orang), dan P3N (35 orang).
c). Setiap tahun melaksanakan Pemberian Beasiswa Pendidikan.
d). Setiap tahun melaksanakan kegiatan peningkatan Wisata Religi untuk Semua Agama, Umroh kepada 53 orang, 1 Kelompok Ziarah Rohani Katholik dan 1 kelompok Ziarah Rohani Protestan.
e). Setiap tahun memberikan bantuan renovasi dan pembangunan Tempat Ibadah, Pondok Pesantren, TPA, dan lain-lain. Pada setiap Safari Ramadhan diberikan kepada 20 Masjid dan 60 Musholla. Dengan total anggaran Rp.1,12 Milyar.
f). Memberikan bantuan kepada UMKM, KWT dan terus membentuk Sai Pekon Sai Produk.
g). Sampai saat ini Program Ambulans Pekon telah terealisasi 298 Ambulans Pekon dari 299 Pekon yang ada se-Kabupaten Tanggamus. Tinggal tersisa 1 Pekon (Atar Lebar Kecamataan Bandar Negeri Semuong), dikarenakan lokasi medan transportasi yang sangat menyulitkan sehingga belum dapat diakomodir.
h). Sampai saat ini seluruh 17 unit Puskesmas Rawat Inap di Tanggamus telah terpasang alat USG.
i). Peningkatan layanan Home Care dan Layanan kesehatan Lansia dimana telah tercetak 8.430 buah Kartu Lansia ditahun 2021.
j). Pembangunan Stadion Gelora Tanggamus, telah rampung dilaksanakan dan sedang diupayakan untuk kita resmikan.
k). Kegiatan Jum’at Bedah Rumah Tidak Layak Huni. Dilakukan pemugaran sebanyak 140 rumah bersumber APBD dan 840 rumah bersumber APBN.
