Sambungnya, atas hal tersebut, tentunya menjadi tantangan personel Polri terkait pengamanan sehingga para pemudik yang pulang kampung maupun sebaliknya dapat aman tanpa gangguan. “Sehingga melalui Latpraops ini, seluruh personel yang terlibat dapat bersatu padu dalam mengamankan jalannya mudik,” ujarnya.
Kapolres menjelaskan, bahwa melihat eskalasi gangguan keamanan, ia berinisiatif memindahkan Pos Pengamanan Sedayu, Semaka menjadi Pos Pam Siring Betik di Kecamatan Wonosobo.
“Untuk diketahui semua, kami mengambil langkah memindahkan Pospam Sedayu ke Siring Betik Wonosobo. Melihat eskalasi gangguan Kamtibmas berdasarkan update terkini,” jelasnya.
Kesempatan itu, Kapolres meminta kepada seluruh personel yang terlibat dalam pelaksanaan Operasi Ketupat 2022 dapat melaksanakan tugas dengan baik, selalu siaga. “Saya menekankan, agar personel bekerja dengan sebaik-baiknya dan para perwira yang ditunjuk dapat mengarahkan di lapangan,” tegasnya.
Untuk diketahui, guna menjamin keamanan pemudik, Polres Tanggamus menerjunkan sebanyak 124 personel ditambah personel gabungan TNI, Satpol PP, Dishub, Dinkes, BPBD dan relawan Senkom, RAPI dan Pramuka yang tergabung dalam Operasi Ketupat Krakatau 2022.





Lappung Media Network