Saksi yang merupakan seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) ini, kemudian mendekatinya, dan ternyata yang ia kira boneka adalah mayat seorang bayi. Kemudian ia memberitahu saksi lainnya untuk menyampaikan kepada Ustaz Samsudin dan masyarakat lain. “Setelah itu warga melaporkan kepada aparat pekon dan meneruskan penemuan tersebut kepada Polsek Pugung,” kata Ipda Ori Wiryadi.
Menurut Ipda Ori Wiryadi, tindakan kepolisian yang telah dilakukan mendatangi TKP bersama pihak medis, mendata dan meminta keterangan saksi, serta membawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Lampung guna di lakukan autopsi.
Kapolsek Pugung juga menyampaikan, bahwa berdasarkan hasil pemeriksaan medis, ditemukan pada tubuh bayi terdapat memar dikemaluan, lecet di bagian bokong, mata kiri bengkak, lebam di bagian dada, tali pusar terpotong namun organ tetap utuh. “Berdasarkan keterangan pihak medis, bayi tersebut diperkirakan meninggal dunia kurang dari 24 jam,” ujar Kapolsek Pugung.
Ipda Ori Wiryadi menyatakan, dugaan sementara mayat bayi berjenis kelamin laki-laki yang ditemukan tersebut sengaja dibuang oleh pelaku. “Berdasarkan ciri-ciri yang ditemukan, bayi tersebut diduga sengaja dibuang setelah dilahirkan,” ucapnya.
Atas kasus penemuan bayi ini, Kapolsek Pugung mengungkapkan, bahwa pihaknya terus melakukan penyelidikan guna mengetahui pelaku pembuang bayi. “Untuk pelaku saat ini masih dalam proses penyelidikan, mudah-mudahan segera terungkap,” pungkas Ipda Ori Wiryadi.
Baca Berita Terkini Lainnya dari Media Siber Lappung.COM di——> Klik: GOOGLE NEWS
