Akibatnya hampir semua pekon yang ada di Kecamatan Kelumbayan terendam banjir. Khususnya Pekon Paku, terutama lahan pertanian seperti sawah semuanya terendam banjir, sehingga mengakibatkan tanamannya menjadi rusak.
“Akibat banjir tersebut sekitar 80 hektar sawah warga yang ada di Pekon Paku telah rusak akibat material banjir seperti kayu, pasir dan bebatuan. Sehingga mengakibatkan semua tanaman seperti padi dan cabe, semuanya telah rusak,” jelasnya.
Zulkarnain juga menambahkan bahwa akibat banjir yang melanda Pekon Paku. Mengakibatkan box culvert di jalan provinsi, di Dusun Bimbin tergerus oleh aliran air dari gunung akibat banjir.
“Dan untuk pemerintah dari provinsi segera membuat pemecahan air. Agar tidak terjadi lagi gerusan air yang mengakibatkan jalan yang merupakan akses masyarakat menjadi rusak akibat air,” ujarnya.
Diharapkan oleh Zulkarnain pasca banjir yang melanda disemua Pekon di Kecamatan Kelumbayan induk. Pemerintah segera menurunkan bantuannya agar beban masyarakat di seluruh pekon yang terdampak banjir menjadi ringan.
“Karena kerugian masyarakat sangat luar biasa, harapan saya kepada pemerintah baik pemerintah kabupaten maupun provinsi. Segera datang ke Kecamatan Kelumbayan untuk memberikan bantuan,” tutupnya.




Lappung Media Network