Sementara itu, Kepala Pekon Gisting Atas Sunardi menjelaskan, bahwa saat kejadian, ia berada di lokasi. Ketika turun hujan kegiatan diberhentikan.
Kemudian, usai hujan berhenti, kegiatan dilanjutkan kembali. Bahwa pihak panitia telah memberikan imbauan apabila pukul 16.00 WIB, belum ada yang dapat meraih puncak maka pohon pinang akan di robohkan.
“Kebetulan jam 16.00 WIB itu ada yang berhasil naik. Setelah sampai diatas, korban sempat berhenti sebentar karena ada petir,” ungkap Sunardi.
Kepala Pekon juga menyampaikan, bahwa panitia juga telah mengimbau kepada korban untuk mengambil 1 yang ia sukai dan agar segera turun.
“Tetapi mungkin karena euforia, korban mengambil beberapa yang dilempar kepada teman-temannya. Namu tiba-tiba ada kejadian petir menyambar itu,” ujar Sunardi.
